Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
HomeCinta n WaktuAug 31, 2007
Alkisah disebuah pulau kecil tinggallah berbagai macam benda abstrak: ada cinta, kesedihan, kekayaan, kegembiraan, dan sebagainya. mereka hidup berdampingan dengan baik.

Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan airlaut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau kecil itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta hanya kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri ditepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air semakin naik membasahi kaki cinta.

Tak lama cinta melihat kekayaan sedang mengayuk perahu. "kekayaan! kekayaan! tolong aku!" Teriak cinta. "Aduh maaf, cinta!" kata kekayaan, "perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. lagipula tak ada tempat bagimu di perahuku ini".

Lalu kekayaan cepat-cepat mengayuh perahnya pergi. Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya kegembiraan lewat dengan perahunya. "Kegembiraan! Tolong aku!", teriak cinta. Namun kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak dapat mendengar teriakan cinta.

Air makin tinggi membasahi cinta sampai ke pinggang dan cinta semakin panik. Tak lama lewatlah kecantikan. "Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!", teriak cinta. "Wah, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut kecantikan.

Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah kesedihan. "Oh, kesedihan, bawalah aqku bersamamu, " kata cinta. "Maaf, cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja ..." kata kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta putus asa. Ia merasakan air semakin naik dan akan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.

Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siap orang tua tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakan kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. "Oh, orang tua tadi? Dia adalah waktu." kata orang itu. "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya cinta heran. "Sebab," kata orang itu, "hanya waktulah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari cinta itu.."
by Fadly
.
.
Photo AlbumMy Photo Collection

Icha UngaS
3 Photos, 1 comment

   View All
.
MusicMUziK Aku SuKa
internet's favorite playlists:
Dec 16-Sang Penghibur
Oct 31-M2M - The Day You Went Away
   View All
.....
.
VideoVideoOct 30, 2007
Thumbnailtemen ngemera q
   View All
..
NoteGuestbook
   
gigamen4 wrote on Jul 22, '09
saya copy artikelnya yang manusia dan penderitaan ye...
buat tugas di kampus..
makasih..
skisma2 wrote on Feb 8, '09
Mowaten
corw wrote on Nov 19, '08
assalamualikum salam kenal yaaaaa?
adilazhar wrote on Jan 30, '08
Thanks 4 viewing my site : )
puteri05 wrote on Dec 30, '07
Ehm2...lagunya dibanyakilah..........uploadnya??
puteri05 wrote on Dec 17, '07
hi...???
naiv88 wrote on Nov 10, '07
heeehehe
good juga
seger daunnya....
naiv88 wrote on Nov 10, '07
jika hakikat pernikahan adalah karena IBADAH kpd Allah,
Ssgghx Allah itu kekal dan Maha Pemberi Hidup kpd makhluknya,
dan Allah mencintai hambaNya melebihi seorg ibu mencintai bayinya,
maka tak ada alasan apapun di dunia ini yg dpt meretakkan rumah tangga kcuali jk pasangn mendurhakai ALLAH,
menikahlah.......
shoffee wrote on Nov 7, '07
nice........layoutnya
16april wrote on Oct 30, '07
video nya ko lom ada yah............
....
.
© 2012 Multiply · English · About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · API · Help · Sitemap

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.